LAPORAN PRAKTIKUM
PENGENDALIAN KESEHATAN TERNAK
Oleh :
Asri Nurhayati J3W412001
Lukman Ahmadi J3W412010
Mimi Ria Wati J3W412018
Sofiatun J3W412030
Sopian Zuhri J3W412034
![]() |
PRODUKSI DAN
PENGEMBANGAN PERTANIAN TERPADU
PROGRAM DIPLOMA
INSTITUT PERTANIAN
BOGOR
2013
I. PENDAHULUAN
1.1.Latar
Belakang
Perkandangan
merupakan suatu lokasi atau lahan khusus yang diperuntukkan sebagai sentra
kegiatan peternakan yang di dalamnya terdiri atas bangunan utama (kandang),
bangunan penunjang (kantor, gudang pakan, kandang isolasi) dan perlengkapan
lainnya.
Kandang
merupakan hal yang menjadi prioritas dalam pelaksanaan
budidaya sapi maupun domba. Karena kandang merupakan tempat untuk berlindung
ternak dari gangguan iklim, kesibukan masyarakat, binatang pemangsa dan yang
lainnya, sehingga dengan adanya bangunan tersebut ternak dapat hidup, makan,
minum, berdiri, tidur, bergerak cukup, tumbuh dengan baik.
Hal
itu menyebabkan kondisi kandang memiliki pengaruh yang besar terhadap
pertumbuhan dan perkembangan ternak. Kandang
yang baik akan berpengaruh langsung bagi kesehatan ternak serta
produktivitasnya. Sebaliknya kandang yang buruk dari segi kontruksi maupun
kondisi alam yang mendukung, akan berakibat pada rendahnya produktivitas
ternak. Selain itu, kandang yang baik juga memiliki beberapa fungsi lain,
yaitu: memaksimalkan peralatan dengan baik, meminimumkan kebutuhan tenaga
kerja, aliran produksi menjadi lebih efisien dari waktu dan tenaga, mengurangi
kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan, serta meningkatkan kerapian dan
kebersihan.
Oleh karena itu,
pengetahuan dan pemahaman tentang kondisi dan kontruksi kandang yang baik
sangat dibutuhkan oleh setiap peternak. Hal ini diharapkan agar peternak bisa
membangun kandang yang efisien bagi pertumbuhan dan perkembangan ternak yang
nantinya akan berpengaruh besar terhadap produktivitas yang dihasilkan.
1.2.Tujuan
·
Mahasiswa mampu membedakan antara
kandang ternak yang efisien dan tidak efisien;
·
Mahasiswa mengetahui kontruksi detail
kandang ternak;
·
Mahasiswa mengetahui
perlengkapan-perlengkapan yang mendukung efisiensi kandang;
II. METODELOGI
2.1 Pelaksanaan
Praktikum
struktur kandang yang baik untuk sapi dan domba dilaksanakan pada hari Kamis,
26 September 2013. Lokasi praktikum struktur kandang yang baik dan benar
dilaksanakan pada dua lokasi, yaitu kandang sapi potong dan kandang domba dan
kambing, Kampus Praktikum Gunung Gede, Diploma IPB.
2.2 Alat dan Bahan
Alat yang digunakan pada praktikum
struktur kandang sapi dan domba adalah meteran dan alat tulis. Sedangkan bahan
yang dibutuhkan pada praktikum ini adalah kandang sapi dan domba.
2.3 Prosedur Kerja
Prosedur
pemgukuran kandang sapi dan domba dibagi dalam dua prosedur kerja, yaitu
pengukuran kandang sapi dan pengukuran kandang domba.
2.3.1 Pengukuran Kandang Sapi
Hal
pertama yang dilakukan pada pengukuran kandang sapi adalah menyiapkan alat dan
bahan yang diperlukan. Kemudian, mulailah mengukur bagian kandang sapi. Bagian-bagian
yang perlu diukur pada kandang sapi adalah lebar gerbang kandang, tinggi
gerbang kandang, lebar kandang, panjang kandang individu, tinggi sekat pemisah,
lebar dan kedalaman selokan, kemiringan lantai, lebar lorong kandang, lebar
tempat pakan dalam, lebar tempat pakan luar, panjang tempat pakan dalam,
panjang tempat pakan luar, tinggi tempat pakan dalam, tinggi tempat pakan luar,
panjang dan lebar tempat penampungan air, lebar, dan panjang teras luar,
ketinggian kandang.
- Lebar
dan tinggi gerbang sapi diukur dari ujung gerbang bagian kiri sampai bagian
kanan ujung. Pengukuran dilakukan dengan merentangkan meteran dari bagian tepi
kiri gerbang hingga bagian tepi kanan gerbang. Sedangkan untuk mengukur
ketinggian gerbang kandang dilakukan dengan merentangkan meteran dari permukaan
lantai hingga bagian atas gerbang.
- Lebar,
panjang, dan sekat pemisah kandang diukur dengan cara merentangkan meteran pada
bagian lebar kandang (bisa bagian depan maupun bagian belakang) dan pada bagian
panjang (mengikuti panjang tubuh sapi).
- Lebar
dan kedalaman selokan dikukur dengan cara menarik meteran dari bagian kiri ke
kanan selokan maupun sebaliknya. Sedangkan kedalaman diukur dengan merentangkan
meteran dari bagian atas selokan(sejajar dengan lantai kandang) sampai dasar
selokan.
- Kemiringan
lantai bisa diukur dengan mengukur bagian ujung depan sekat pemisah (dekat
tempat pakan sapi) dan mengukur ujung belakang sekat pemisah sapi (sekat yang
berada di dekat ekor sapi), lalu tinggi sekat bagian depan dikurangi tinggi
sekat bagian belakang.
- Lebar
lorng kandang diukur dari bagian kiri ke kanan lorong.
- Lebar,
tinggi, dan panjang tempat pakan dan minum sapi. Panjang, tinggi dan lebar
diukur pada bagian luar dan dalamnya.
- Ketinggian
kandang diukur dari permukaan lantai hingga ujung atap kandang.
2.3.2
Pengukuran
Kandang Domba
Hal
pertama yang dilakukan pada pengukuran kandang domba adalah menyiapkan alat dan
bahan yang diperlukan. Kemudian, mulailah mengukur bagian-bagian kandang domba.
Bagian-bagian yang perlu diukur pada kandang domba adalah tinggi dinding,
tinggi panggung, tinggi tempat pakan, panjang tempat pakan, tinggi sekat dalam,
lebar selasar, lebar tempat pakan, tinggi atap atas, tinggi atap bawah, panjang
sekat dalam, dan tinggi sekat dalam.
- Tinggi
dinding diukur dari bagian dasar lantai kandang hingga bagian atas kawat pada
sisi dinding kandang.
- Tinggi
panggung diukur dari permukaan tanah hingga permukaan lantai kandang.
- Tinggi
tempat pakan dikukrdari permukaan lantai kandang hingga ujung bagian atas
tempat pakan
- Panjang
tempat pakan diukur dari ujung kiri bagian tempat pakan hinnga ujung kanan,
maupun sebaliknya.
- Tinggi
sekat dalam diukur dari ujung bagian depan sekat (arah kepala domba) hingga
ujung bagian belakang sekat (arah ekor domba).
- Lebar
selasar diukur dari tepi kandang satu dengan kandnag lainnya atau selasar
merupakan jarak/jalan pemeliharaan ternak dalam kandang.
- Lebar
tempat pakan diukur dari bagian depan tempat pakan hingga bagian belakang
tempat pakan.
- Tinggi
atap atas dikukur dari permukaan lantai hingga ujung atap/titik tertinggi atap.
- Tinggi
atap bawah diukur dari permukaan tanah hingga bagian atap bawah atau bagian
atas kawat dinding.
- Panjang
sekat dalam diukur dari sekat bagian depan hingga sekat bagian belakang.
- Tinggi
sekat dalam diukur dari permukaan lantai kandang hingga bagian atas sekat yang
membatasi kandang satu dengan kandang lainnya.
IV. PEMBAHASAN
Kandang ternak adalah bangunan yang dapat digunakan untuk melindungi ternak dari pengaruh cuaca buruk, seperti hujan,
panas matahari, angin kencang dan gangguan lainnya (Mulyantini 2010). Kandang
ternak memiliki fungsi lainnya yang sangat penting dan berlaku untuk
semua jenis ternak
unggas (ayam ras pedaging, ayam
ras petelur, ayam
kampung pedaging, ayam
kampung petelur, itik
pedaging, itik petelur, dan puyuh), ternak ruminansia (sapi
pedaging, sapi perah, kerbau, domba, kambing
pedaging dan kambing
perah, dan ternak monogastrik (kuda, babi dan kelinci). Kandang merupakan suatu faktor penting
yang harus diperhatikan. Berikut manfaat kandang untuk peternakan,
-
Sebagai tempat tinggal bagi ternak agar terlindung
dari pengaruh-pengaruh buruk iklim (hujan, panas dan angin) serta gangguan
lainnya (hewan liar/buas dan pencurian).
-
Menyediakan lingkungan yang nyaman agar ternak
terhindar dari cekaman (stres) akibat perubahan lingkungan dan kebisingan,
sehingga ternak dapat memberikan hasil produksi sebagaimana yang diharapkan.
-
Mengendalikan kebutuhan ternak sesuai dengan tujuan
pemeliharaan sebagai penghasil daging, telur, susu, wol dan kulit.
-
Membatasi ruang gerak bagi ternak agar energi yang
dikonsumsi dalam bentuk pakan dapat diubah secara efektif sehingga dapat meningkatkan
efesiensi penggunaan pakan dan kebutuhan tenaga kerja.
-
Menyediakan suhu ambang dengan kualitas udara yang
baik, tingkat gas beracun yang rendah dan pencahayaan yang cukup.
-
Membuat hasil produksi yang lebih bersih.
-
Mempemudah pengelolaan dan pengawasan.
-
Mempermudah pengontrolan internal parasit dan masalah
penyakit.
-
Mencegah pencemaran lingkungan dari ternak yang
membuang kotoran sembarangan.
Agar kandang
mampu memenuhi fungsi kandang sebagaimana semestinya seperti diatas, diperlukan
konstruksi kandang yang baik dan benar.
4.1 Kandang Sapi
Kandang
merupakan salah satu unsur penting dalam suatu usaha peternakan, terutama dalam
penggemukan ternak potong. Bangunan kandang yang baik harus bisa memberikan
jaminan hidup yang sehat dan nyaman. Bangunan kandang diupayakan pertama-tama
untuk melindungi sapi terhadap gangguan dari luar yang merugikan, baik dari
sengatan matahari, kedinginan, kehujanan, dan tiupan angin kencang. Selain itu,
kandang juga harus bisa menunjang peternak dalam melakukan kegiatannya, baik
dari segi ekonomi maupun segi kemudahan dalam pelayanan.
Kandang berfungsi sebagai lokasi tempat pemberian pakan dan minum. Dengan
adanya kandang, diharapkan sapi tidak berkeliaran di sembarang tempat, mudah
dalam pemberian pakan dan kotorannya pun bisa dimanfaatkan seefisien mungkin.
Tata
laksana perkandangan merupakan salah satu faktor produksi yang belum mendapat
perhatian dalam usaha peternakan sapi potong khususnya peternakan rakyat.
Kontruksi kandang belum sesuai dengan persyaratan teknis akan mengganggu
produktivitas ternak, kurang efisien dalam penggunaan tenaga kerja dan
berdampak terhadap lingkungan sekitarnya. Kondisi kandang belum memberikan
keleluasaan, kenyamanan dan kesehatan bagi ternak.
Beberapa persyaratan yang diperlukan dalam
mendirikan kandang antara lain (1) memenuhi persyaratan kesehatan ternaknya,
(2) mempunyai ventilasi yang baik, (3) efisiensi dalam pengelolaan (4) melindungi
ternak dari pengaruh iklim dan keamanan kecurian (5) serta tidak berdampak
terhadap lingkungan sekitarnya. Konstruksi kandang harus kuat dan tahan lama,
penataan dan perlengkapan kandang kandang hendaknya dapat memberikan kenyamaman
kerja gi petugas dalam dalam proses produksi seperti memberi pakan,
pembersihan, pemeriksaan birahi dan penanganan kesehatan. Bentuk dan tipe
kandang hendaknya disesuaikan dengan lokasi berdasarkan agroekosistemnya, pola
atau tujuan pemeliharaan dan kondisi fisiologis ternak.
a.
Tipe
Kandang
Tipe kandang yang digunakan pada kandang GG adalah
kandang individu. Tinggi sekat pemisah sekat sekitar 1 m atau setinggi badan
sapi. Namun, tinggi sekat yang digunakan pada kandang GG adalah 90 cm. Sapi di kandang individu diikat dengan
tali tampar pada lantai depan guna menghindari perkelahian sesamanya. Luas
kandang individu disesuaikan dengan ukuran tubuh sapi yaitu sekitar panjang 2,5
meter dan lebar 1,5 meter. Namun, panjang kandnag sapi yang ada di kandang GG
hanyalah 1,5 m yang telah disesuaikan dengan ukuran tubuh sapi. Biaya kandang
individu lebih tinggi dibanding kandang lompok (biaya pembuatan kandang, biaya
tenaga kerja untuk memandikan sapi dan pembersihan kandang). Kelebihan kandang
individu dibanding kandang kelompok yaitu : sapi lebih tenang dan tidak mudah stress,
pemberian pakan dapat terkontrol sesuai dengan kebutuhan ternak, menghindari
persaingan pakan dan keributan dalam kandang. Kandang individu model dua baris,
biasanya menggunakan tipe kandang yang mempunyai atap dua bidang (Gable,
Monitor dan Semi monitor). Keadaan ini telah sesuai dnegan keadaan kandang GG
dari model individu yang disesuaikan dengan model atap monitor.
b.
Sumber
Air dan Pakan
Sumber air dan pakan
merupakan hal yang paling utama untuk membangun kandang. Kandang sapi yang
berada di Kampus GG, terletak di dekat dengan sumber air (melalui keran) dan
sumber paakn (hijauan) berada dekat dari kandang. Dengan luasan 2957m2
mampu mencukupi pakan hijauan sapi yang berada di kandang.
c.
Lantai
Kandang
Lantai kandang harus kuat, tahan lama, tidak licin
dan tidak terlalu kasar, mudah dibersihkan dan mampu menopang beban yang ada
diatasnya. Lantai kandang dapat berupa tanah, beton atau pasir cemen (PC) dan
kayu yang kedap air. Keadaan ini sesuai dengan lantai kandang sapi yang berada
di GG, berupa beton sehingga cukup kuat tahan lama dan tidak terlalu kasar. Kandang
dengan sistem individu lebih baik jika tidak menggunakan alas liter. Kandang
sistem non litter beserta ternaknya akan tampak lebih bersih dibanding sistem
litter, karena secara rutin dilakukan kegiatan memandikan sapi dan pembuangan
kotoran feses. Sistem alas litter lebih cocok untuk kandang koloni atau
kelompok, karena tidak ada kegiatan memandikan ternak dan pembersihan kotoran
feses secara rutin. Lantai kandang harus selalu terjaga drainasenya, sehingga
untuk lantai kandang non dibuat miring kebelakang untuk memudahkan pembuangan
kotoran dan menjaga kondisi lantai tetap kering. Kemiringan lantai berkisar
antara 2 – 5 %, artinya setiap panjang lantai 1 meter maka ketinggian lantai
bagian belakang menurun sebesar 2 – 5 cm. Lantai kandang sapi yang berada di GG
cukup memnuhi keriteria kemiringan, sehingga air dpat mengalir dari bagian
dalam kandang.
d.
Kerangka
Kerangka yang digunakan disesuaikan dnegan tujuan
dan jangka waktu dan keperluan. Kerangka kandang sapi GG adalah kerangka beton
dan tiang-tiang kayu besar. Penggunaan ini disesuaikan dengan kebutuhan
penggunaan kandang yang beragam usia dan berbagai periode di dalam kandang,
yaitu dimulai dari pedet hingga dewasa kandang yang digunakan masih dibawah
bangunan dan atap yang sama (hanya saja kandang individu yang berbeda).
e.
Atap
Bahan atap yang digunakan pada kandang sapi
GG adalah atap genteng, penggunaan ini kurang sesuai dengan keadaan iklim
wilayah bogor yang cenderung dingin dengan curah hujan tinggi. Pemakaian atap
genteng biasanya digunakan untuk kandang yang berada di wilayah yang bersuhu
lingkungan terlalu panas sehingga mampu menyerap panas. Sedangkan daerah yang
dingin bisa menggunakan atap seng atau genteng karena bahan jenis ini mampu menyerap
panas dan mampu memberikan udara hangat didalam kandang. Model atap yang digunakan pada
kandang GG adalah model atap monitor, sebenarnya model atap monitor kurang baik
untuk wilayah dataran tinggi. Model atap monitor lebih cocok untuk daerah
dataran rendah, karena atap monitor efisien menyerap panas. Ketinggian atap
yang digunakan pada kandang GG adalah 3 meter, hal ini sesuai dengan kriteria
ketinggian atap kandang yang berada di daerah dataran tinggi dengan ketinggian
2,5m-3,5m.
f.
Dinding
Dibuat dari tembok, kayu, bambu atau bahan lainnya,
dibangun lebih tinggi dari sapi waktu berdiri. Untuk dataran rendah, yang suhu udaranya
panas dan tidak ada angin kencang, bentuk kandang yang diinginkan adalah lebih
terbuka, sehingga cukup menggunakan kayu atau bambu yang berfungsi sebagai
pagar kandang agar sapi tidak keluar. Dinding kandang yang terbuat dari sekat
kayu atau bambu hendaknya mempunyai jarak atar sekat antara 40 – 50 cm. Namun,
karena cuaca kota bogor yang tergolong panas dan gerah maka dinding yang
digunakan pada kandang sapi GG adalah dinding beton yang tidak rapat/setengah
terbuka. Hal ini bertujuan agar sirkulasi udara berjaan lancar.
g.
Peralatan
Kandang
Peralatan kandang berupa tempat pakan dan minum. Palungan
merupakan tempat pakan dan tempat minum yang berada didepan ternak, terbuat
dari kayu atau tembok dengan ukuran mengikuti lebar kandang. Tempat pakan dan
minum yang digunakan pada kandang GG berbahan tembok dengan lebar 1,5 m.
Panjang tempat pakan adalah 86 cm yang mendekati ketetapan panjang tempat pakan
berkisar antara 90 – 100 cm sedangkan lebar tempat pakan adalah 45 cm yang
sesuai dengan saran ketetapan tempat
minum berkisar antara 50 – 60 cm.
h.
Lebar
selokan dan Jalan Perawatan
Lebar ukuran selokan yang terdapat di kandang GG
adalah 30 cm dengan kedalaman 20 cm. Hal ini disesuaikan dengan ukuran selokan
digunakan pada untuk kandang individu, dengan ukuran lebar 30 – 40 cm dan dalam
5 – 10 cm. sedangkan jalan perawatan yang ada di kandang GG adalah 3m. Ukuran
ini telah sisuai dengan lebar kandang yang berukuran 9,4 m. Sehingga
memungkinkan gerobak dorong masuk ke kandang untuk suplay pakan dan air.
i.
Arah
Kandang
Cahaya matahari
merupakan disinfektan alami yang sangat ampuh. Oleh karena itu, pendirian
kandang harus membujur dari utara-selatan, agar cahaya matahari leluasa masuk
kedalam kandang. Hal ini sudah sesuai dengan arah kandang sapi yang berada di Kampus
GG yang membujur ke arah utara-selatan dan melintang ke timur.
4.2 Kandang Domba
Perkandangan sangat berpengaruh terhadap produktivitas
ternak domba dan kambing yang dipelihara. Kandnag berguna untuk melindungi
ternak dari gangguan luar (misalnyapanas, hujan, angin, binatang buas, dan
lain-lain), memudahkan pemeliharaan dan pengawasan sehari-hari, dan memudahkan
pengumpulan kotoran (sehingga kebersihan lingkungan dapat terjaga dan kotran
dapat digunakan sebagai pupuk organik). Guna memenuhi fungsi tersebut, kandnag
harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang ditentukan, ditinjau dari lokasi,
bahan, konstruksi, dan bentuknya.
a. Model
Kandang
Kandang
ternak domba pada umunya memilki dua model, yaitu model kandang lantai (lemprak)
dan model kandang panggung (berkolong), yaitu dibawah lantai kandnag terdapat
kolong. Model kandang yang digunakan pada kandang domba dan kambing di GG
adalah model kandang panggung (kolong). Kandang model ini sesuai dengan iklim Bogor
yang curah hujannya tinggi, sering banjir, dan permukaan tanahnya lembab. Kandang
model panggung memilki beberapa kelebihan;
- Ruang kandang lebih nyaman, karena kotoran
dan air kencing jatuh kebawah sehingga dasar kandang selalu kering dan tidak
lembab. Hal ini akan menjaga ternak domba dari penyakit busuk kuku dan penyalit
cacing yang ditularkan melalui kotoran
- Pertukaran udara lebih baik, sehingga
terhindar dari penyakit paru-paru
- Ternak dapat terhindar dari gangguan
binatang buas
b. Atap
Atap yang digunakan pada kandang domba GG adalah atap
genteng, penggunaan ini kurang
sesuai dengan keadaan iklim wilayah bogor yang cenderung dingin dengan curah
hujan tinggi. Pemakaian atap genteng biasanya digunakan untuk kandang yang
berada di wilayah yang bersuhu lingkungan terlalu panas sehingga mampu meyerap
panas. Sedangkan daerah yang dingin bisa menggunakan atap seng atau genteng
karena bahan jenis ini mampu menyerap panas dan mampu memberikan udara hangat
didalam kandang.
c. Dinding
Kandang
Dinding kandang yang rapat sebaiknya dibuat setinggi 70 -
80 cm (ukuran tinggi penyekat) agar ternak domba di dalam kandang terhindar
dari angin kencang. Selanjutnya di atas ketinggian 70 - 80 cm, dinding dibuat
bercelah agar udara dapat masuk bebas dan sinar matahari pagi dapat masuk ke
dalam kandang. Hal ini juga sesuia dengan kondisi kandnag domba
yang berada di GG. Tinggi atap kandang setinggi 1,9 m dengan bahan dinding
kawat dan kayu yang jarang. Tinggi
ruang utama dari alas sampai atap kurang lebih 2 meter,
sedangkan tinggi atap bawah yang berada di kandang GG adalah 2,9m. Dinding
kandnag GG juga berbahan kawat berjaring, memudahkan sirkulasi udara berjalan
dengan baik.
d. Lantai
Alas kandang domba sebaiknya terbuat dari kayu atau bambu
yang sudah diawetkan supaya tahan terhadap kelapukan. Celah lantai panggung
dibuat kurang lebih 1,50 - 2 cm, agar kotoran dapat jatuh ke bawah, tetapi kaki
domba tidak sampai terperosok. Kandang panggung yang terawat baik domba akan
terlihat bersih dan sehat-sehat. Tinggi panggung dari tanah dapat dibuat
minimal 50 – 80
cm. Hal ini bersesuaian dengan kandang yang berada di GG dengan bahan yang
terbuat dari belahan bambu dengan jarak antar potongan bambu 2 cm, ukuran ini
cukup untuk kotoran bisa jatuh ke dalam kolong kandnang, namun ketinggian
panggung dari tanah adalah 49 cm sehingga tergolong kurang tinggi dengan
ajuran.
e.
Peralatan
Kandang
Peralatan kandang
berupa tempat pakan dan tempat minum domba. Ukuran tempat pakan individu untuk
tempat domba yaitu lebar bagian atas 50 cm, lebar bagian bawah 25 cm, tinggi
bagian dalam 25 cm dan tinggi bagian luar 50 cm. ukuran lebar bagian atas tempat
pakan individu kandang domba yang ada di kandang GG adalah 47 cm dan lebar
bagian bawah adalah 25 cm, sedangkan ukuran tinggi bagian atas adalah 48 cm dan
tinggi bagian bawah adalah 23 cm.
f.
Lebar
selokan, Selasar, dan Jalan Perawatan
Ukuran lebar selokan
kandang domba adalah 32 cm dengan kedalaaman 16 cm, ukuran ini cukup untuk
menampung air dan menjadi saluran air sehingga tidak terjadi genanagan air
didalam lingkungan kandang. Lebar selasar adalah 65 cm, ukuran ini cukup untuk
jalan perawatan manusia untuk memelihara dan melihat kondisi domba yang berada
di dalam kandang. Sedangkan jalan perawaatn kandang GG berukuran 105 cm, ukuran
ini sudah mencukupi sebagai jaln perawatan untuk mengangkut pakan dan gerobak
dorong masuk kedalam lingkungan kandang.
g.
Arah
Kandang
Cahaya matahari
merupakan disinfektan alami yang sangat ampuh. Oleh karena itu, pendirian
kandang harus membujur dari utara-selatan, agar cahaya matahari leluasa masuk
kedalam kandang. Hal ini sudah sesuai dengan arah kandang sapi yang berada di
Kmapus GG yang membujur ke arah utara-selatan dan melintang ke timur.
V.
KESIMPULAN
Kandang
ternak adalah
bangunan yang dapat digunakan untuk melindungi ternak dari pengaruh cuaca buruk, seperti hujan,
panas matahari, angin kencang dan gangguan lainnya. Kandang memiliki peranan
yang besar dalam usaha perternakan. Jika tidak diperhatikan kesehatan,
konstruksi dan perawatannya kandang mampu menjadi media penularan dan menjadi
sarang penyakit yang mengganggu ternak dan menyebabkan kerugian. Oleh karena
itu, konstruksi bangunan kandang merupakan hal yang utama dan sangat
dibutuhkan oleh setiap peternak. Hal ini diharapkan agar peternak bisa
membangun kandang yang efisien bagi pertumbuhann dan perkembangan ternak yang
nantinya akan berpengaruh besar terhadap produktivitas yang dihasilkan.
DAFTAR PUSTAKA
EfendiY. 2012. Sistem Perkandangan Ternak Domba .http://bp3kbansari2.
blogspot.com/2010/07/sistem-perkandangan-ternak-domba.html. 2013 Oktober 30)
N.G.A. Mulyantini. 2010. Ilmu Manajemen Ternak Unggas. Yogyakarta: Gadjah Mada University
Press
Purbowati E. 2009. Usaha Penggemukan Domba. Jakarta: Penebar swadaya
Randu D. 2010. Perkandangan Ternak Kambing dan Domba. http://deddy-randu.blogspot.com/2010/03/perkandangan-ternak-kambing-dan-domba.html
(2013 Oktober 1)
Rasyid A dan
Hartati. 2007. Petunjuk Teknis
Perkandangan Sapi Potong. Pasuruan:
Pusat Penelitian Dan Pengembangan
Peternakan
Play Baccarat Online | Play Online Baccarat - FEBCASINO
BalasHapusBaccarat is one of the oldest and most famous and popular 바카라 betting 제왕 카지노 strategies. Baccarat is a very popular card game in Asia. 바카라사이트
Casino Review 2021: Best Online Slots in Canada
BalasHapusCasino Review 2021: Best 바카라 검증 Online Slots in Canada 인터넷 바카라 · 배당흐름 10X Bonus Code: No Code Needed · 20x Deposit Bonus 강원 랜드 앵벌이 up to C$400 · 50x Wager 100% up to 365 bet C$1500.